ANALISIS KEBUTUHAN: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM PEMBELAJARAN MENDALAM DI SEKOLAH DASAR

Authors

  • Ratna Novita Punggeti Universitas Wiraraja
  • Raden Firman Nurbudi Prijambodo Universitas Wiraraja

Keywords:

Pembelajaran berdiferensiasi, kurikulum pembelajaran mendalam, sekolah dasar, analisis kebutuhan, narrative literature review

Abstract

Untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum pembelajaran mendalam di sekolah dasar, artikel ini melakukan analisis kebutuhan menggunakan Narrative Literature Review. Sementara pembelajaran berdiferensiasi yang direncanakan untuk menyesuaikan kebutuhan individu siswa, kelas mendalam menekankan pemahaman konseptual yang dalam. Review Literatur Naratif disintesis dari 25 makalah penelitian yang terdaftar antara 2010-2023, berfokus pada tataran pendidikan dasar. Hasilnya menunjukkan tantangan utama seperti keterbatasan waktu yang memadai, pelatihan guru yang tidak memenuhi syarat, dan sumber daya yang tidak memadai yang dialokasikan, peluang besar seperti motivasi siswa dan meningkatkan hasil pembelajaran dalam jangka panjang. Rekomendasi termasuk pengembangan program pelatihan lanjutan dan integrasi teknologi dalam pendidikan untuk mendukung implementasi yang efektif.

References

Altschuld, J. W., & Witkin, B. R. (2000). From Needs Assessment to Action: Transforming Needs into Solution Strategies. SAGE Publications.

BPS. (2023). Statistik Pendidikan Indonesia. Badan Pusat Statistik.

Darling-Hammond, L. (2010). The Flat World and Education: How America's Commitment to Equity Will Determine Our Future. Teachers College Press.

Fullan, M., & Langworthy, M. (2014). A Rich Seam: How New Pedagogies Find Deep Learning. Pearson.

Green, B. N., Johnson, C. D., & Adams, A. (2006). Writing narrative literature reviews for peer-reviewed journals: Secrets of the trade. Journal of Chiropractic Medicine, 5(3), 101-117.

Hattie, J. (2009). Visible Learning: A Synthesis of Over 800 Meta-Analyses Relating to Achievement. Routledge.

Hattie, J., & Yates, G. C. R. (2014). Visible Learning and the Science of How We Learn. Routledge.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2023). Laporan Pendidikan Dasar. Kemdikbud RI.

Luckin, R., et al. (2020). Intelligence unleashed: An argument for AI in education. Computers & Education, 146, 103732.

Marton, F., & Säljö, R. (1976). On qualitative differences in learning: I—Outcome and process. British Journal of Educational Psychology, 46(1), 4-11.

Means, B., et al. (2014). Using Technology to Support At-Risk Students' Learning. SRI International.

OECD. (2022). Education at a Glance 2022. OECD Publishing.

Stronge, J. H., et al. (2011). Qualities of Effective Teachers. ASCD.

Subban, P. (2006). Differentiated instruction: A research basis. International Education Journal, 7(7), 935-947.

Suyanto, S., & Susilo, M. J. (2018). Tantangan implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar Indonesia. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 45-58.

Tomlinson, C. A. (1999). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners. ASCD.

Tomlinson, C. A. (2001). How to Differentiate Instruction in Mixed-Ability Classrooms. ASCD.

UNESCO. (2021). Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. UNESCO.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Punggeti, R. N., & Prijambodo, R. F. N. (2025). ANALISIS KEBUTUHAN: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM PEMBELAJARAN MENDALAM DI SEKOLAH DASAR . INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran Dan Pendidikan), 3(4), 638–648. Retrieved from https://indopediajurnal.my.id/index.php/jurnal/article/view/533