ADOPSI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN DI MADRASAH: STUDI PERSPEKTIF TEORI DIFUSI INOVASI ROGERS
Keywords:
Difusi Inovasi, Inovasi Digital, Pembelajaran, Administrasi Madrasah, Agen PerubahanAbstract
Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut institusi untuk beradaptasi secara cepat melalui berbagai inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses adopsi dan difusi inovasi digital pada aspek pembelajaran dan administrasi di salah satu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) melalui perspektif Teori Difusi Inovasi Everett Rogers. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pimpinan, guru, siswa, serta penyebaran kuesioner terhadap 30 tenaga pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teknologi seperti smart TV, absensi digital, jurnal mengajar digital, dan sistem penilaian berbasis teknologi mendapat respons positif karena memiliki keunggulan relatif (relative advantage), kesesuaian (compatibility), dapat diuji coba (trialability), dan dampak yang dapat diamati (observability). Meskipun demikian, aspek kerumitan (complexity) masih dirasakan oleh kelompok guru senior akibat keterbatasan literasi digital serta hambatan teknis infrastruktur. Pola adopsi guru didominasi oleh kelompok Early Majority (9 guru), diikuti Early Adopter (6 guru), Late Majority (6 guru), Innovator (5 guru), dan Laggard (4 guru). Saluran komunikasi interpersonal terbukti lebih efektif dalam mempercepat difusi dibanding komunikasi instruksional top-down. Kepala sekolah memegang peran krusial sebagai agen perubahan (change agent) dalam memfasilitasi sarana dan kebijakan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pendampingan sejawat dan integrasi kebijakan berbasis tata kelola yang berkelanjutan.
References
KEBUDAYAAN, R. (2022). KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 56/M/2022 TENTANG PEDOMAN PENERAPAN KURIKULUM DALAM RANGKA PEMULIHAN.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Analisis Data Kualitatif: Buku Panduan Tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: UI Press.
OECD (2021), 21st-Century Readers: Developing Literacy Skills in a Digital World, PISA, OECD Publishing, Paris, https://doi.org/10.1787/a83d84cb-en.
Rogers, E. M., Singhal, A., & Quinlan, M. M. (2014). Diffusion of innovations. In An integrated approach to communication theory and research (pp. 432-448). Routledge.
Rogers, E. M., Singhal, A., & Quinlan, M. M. (2014). Difusi Inovasi. Dalam Pendekatan Terpadu dalam Teori dan Penelitian Komunikasi (hlm. 432-448). Routledge.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, Interaktif dan Konstruktif. Bandung: Alfabeta.
Wahidin, W. (2024). PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN. Al-Rabwah, 18(01), 013–026. https://doi.org/10.55799/jalr.v18i01.315















