MANAJEMEN WAKTU DAN DISIPLIN AKADEMIK PENGURUS HIMAPRODI DI ERA HUMAN-CENTERED AI
Keywords:
manajemen waktu, , disiplin akademik, , organisasi mahasiswa, , human-centered AIAbstract
Mahasiswa pengurus organisasi menghadapi tuntutan untuk menyelesaikan kewajiban akademik sekaligus menjalankan program kerja kemahasiswaan. Kondisi tersebut menuntut kemampuan mengelola waktu agar disiplin akademik tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara manajemen waktu dan disiplin akademik pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusantara PGRI Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 72 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis dengan korelasi Pearson Product Moment berbantuan SPSS versi 24. Hasil deskriptif menunjukkan manajemen waktu berada pada kategori baik dengan rerata 3,738 dan disiplin akademik berada pada kategori baik dengan rerata 3,735. Uji korelasi menghasilkan r = 0,371 dan signifikansi 0,001, sehingga terdapat hubungan positif dan signifikan dengan tingkat keeratan rendah. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen waktu mendukung disiplin akademik, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu. Dalam konteks human-centered AI, teknologi dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu perencanaan, pengingat, dan refleksi, sementara keputusan, tanggung jawab, privasi, serta kendali tetap berada pada mahasiswa dan pendamping akademik.
References
Aryani, R. A. I., Muliani, & Nukman. (2025). Manajemen waktu menjadi kunci nilai unggul: Inovasi edukasi untuk mahasiswa akuntansi berprestasi. Fokus Abdimas, 4(1), 45–50. https://doi.org/10.34152/abdimas.4.1.45-50
Chian, L. S., & Rostiana. (2024). Hubungan manajemen waktu dengan keseimbangan kehidupan kerja pada mahasiswa yang bekerja. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 8(1), 100–105. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v8i1.27176.2024
Hutabarat, S. L., Atika, & Tambunan, K. (2025). Hubungan manajemen waktu dan disiplin kerja terhadap perilaku prokrastinasi pada pegawai Dinas Pertanian Sumatera Utara. JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan), 9(3), 985–998. https://doi.org/10.29408/jpek.v9i3.32497
Macan, T. H., Shahani, C., Dipboye, R. L., & Phillips, A. P. (1990). College students’ time management: Correlations with academic performance and stress. Journal of Educational Psychology, 82(4), 760–768. https://doi.org/10.1037/0022-0663.82.4.760
Miao, F., & Holmes, W. (2023). Guidance for generative AI in education and research. UNESCO.
Monica, N., Andani, R. F., & Mulyeni, S. (2026). Analisis manajemen waktu terhadap produktivitas mahasiswa. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 4(1). https://doi.org/10.61132/observasi.v4i1.2034
Mulyani, M. D. (2023). Hubungan antara manajemen waktu dengan self-regulated learning pada mahasiswa. Educational Psychology Journal, 2(1), 43–48. https://doi.org/10.15294/epj.v2i1.9366
OECD. (2024). The potential impact of artificial intelligence on equity and inclusion in education (OECD Education Working Papers No. 315). OECD Publishing.
Savira, Y., Marhayuni, E., Widodo, S., & Lestari, S. M. P. (2023). Hubungan manajemen waktu dengan stres akademik pada mahasiswa kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2020. Jurnal Medika Malahayati, 7(2), 627–634. https://doi.org/10.33024/jmm.v7i2.10120
Slameto. (2013). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.
Tu’u, T. (2004). Peran disiplin pada perilaku dan prestasi siswa. Grasindo.















